Bimbingan konseling
Dalam pembelajaran bimbingan konseling pada hari Rabu tanggal 16 February 2022 yang saya tangkap dan saya pahami bahwa bimbingan dan konseling mempunyai arti yang berbeda. Bimbingan adalah Bimbingan adalah bantuan yang dapat diberikan oleh penasehat akademik kepada mahasiswa agar mereka dapat mengambil keputusan berkaitan dengan kegiatan akademiknya dan menentukan tujuan karirnya atau bimbingan bisa dalam arti lain adalah bantuan yang diberikan oleh seorang ahli kepada individu atau kelompok dengan bertjuan agar klien memperoleh kemandirian dalam membuat rencana atau keputusan keputusan yang akan diambil. Sedangkan Konseling batau penyuluhan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli kepada individu yang mengalami sesuatu masalah yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Sedangkan bimbingan konseling adalah , adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya ataupun memecahkan permasalahan yang dialaminya. Perbedaan bimbingan dan konseling adalah Bimbingan diadakan untuk tujuan membantu setiap orang mengenal dirinya sendiri. Sedangkan Konseling adalah pertemuan secara langsung kepada orang yang akan di beri bantuan untuk menyesuaikan dirinya secara efektif dengan dirinya sendiri maupun dengan lingkungan disekitarnya. Bimbingan konseling juga memiliki ruang lingkup yaitu Ruang lingkup BK terdiri dari 5 segi diantaranya segi pelayanan, fungsi, sasaran, pendidikan dan karir, dan sosial budaya. Dari segi Pelayanan. Pertama, pelayanan BK di Sekolah, hubungan antara bidang pelayanan BK dan bidang lain ada tiga bidang pelayanan pendidikan. Dari segi Fungsi. Pertama, fungsi pemahaman yaitu pemahaman tentang masalah klien tidak hanya mengenal diri klien itu sendiri, tetapi pemahaman yang menyangkut latar belakang pribadi klien, kekuatan dan kelemahannya, serta kondisi lingkungan klien. Dari segi Sasaran, terdapat Individual dan Kelompok. Pertama, pengembangan kehidupan individual, yaitu membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara nyata. Kedua, kelompok mengarahkan layanan kepada sekelompok individu. Dari segi Pendidikan dan Karir, ada BK Pendidikan yang meliputi Siswa, prestasi, pergaulan dan lain-lain yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah dan belajar secara mandiri. BK Karir meliputi pekerja, motivasi, dan lain-lain yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir. Dari segi Sosial Budaya, pengembangan kehidupan sosial yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. Konseling juga memiliki beberapa tahapan, tahapan tahapannya adalah yang pertama adalah . Membangun hubungan
Pada tahapan ini seorang konselor harus memiliki kemampuan untuk membangun hubungan yang baik dan kondusif dengan kliennya sehingga mendapatkan timbal balik dari konseli berupa kepercayaan, kebebasan, keterbukaan dalam proses selanjutnya. Di sini konselor harus menunjukkan rasa simpati, empati dan tanggung jawabnya sebagai konselor yang memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan konseli agar mendapatkan solusi dari masalahnya. Yang kedua adalah Pengidentifikasian dan pengeksplorasian problem setelah menjalin hubungan yang baik, proses selanjutnya adalah proses dimana konseling mengkomunikasikani masalahnya kepada konselor.Yang ketiga adalah merencanakan pemecahan problem Pada tahap ini konselor merencanakan solusi yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah konseli berdasarkan informasi-informasi yang sudah didapatkan. Yang keempat adalah Pengaplikasian solusi dan penutup konseling. Pada tahap ini konseling sangat berperan karena dari solusi yang telah direncanakan konselilah pihak yang harus bertindak secara langsung untuk menyelesaikan masalahnya dengan solusi yang telah dijelaskan oleh konselor. dan konselor memiliki tujuan yaitu 1. Membangun hubungan yang menyenangkan dan positif. 2. Menjelaskan kepada klien proses konseling dan tanggung jawab masing-masing 3. Menfasilitasi komunikasi 4. Mengidentifikasi dan menverikasi problem klien mana yang ingin diselesaikan. 5. membuat rencana bersama klien untuk memperoleh data asesmen yang dibutuhkan agat kemudian menyukseskan proses konseling.
Komentar
Posting Komentar