BIMBINGAN KONSELING
Nama : Fitriyani
Nim : 208820300168
Semester : 4 (empat)
Bimbingan konseling adalah termasuk mata kuliah yang saya sukai. Pada awal pembelajaran sudah banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Banyak materi yang saya catat dan saya jadikan bahan untuk mempelajarinya kembali. Saya memahami bahwasanya bimbingan dan konseling itu berbeda.
Bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu untuk memilih, mempersiapkan diri dan memangku suatu jabatan. Bimbingan juga membantu untuk memahami dan menggunakan secara luas kesempatan - kesempatan pendidikan, jabatan, dan pribadi yang mereka miliki atau dapat mereka kembangkan dan sebagai satu bentuk bantuan yang sistematik melalui nama siswa yang dibantu untuk dapat memperoleh penyesuaian yang baik terhadap sekolah dan terhadap kehidupan.
Sifat dari bimbingan ialah preventif bertujuan untuk memberikan bimbingan sebelum kejadian itu terjadi ( mencegah), sedangkan sifat dari konseling ialah kuratif bertujuan untuk memberikan bimbingan sesudah kejadian terjadi (mengobati) Jadi, sudah dipastikan bahwa bimbingan dan konseling itu berbeda. Bimbingan juga mempunyai tanggung jawab: to direct, to pilot, to Manage, to Steer.
Ada 4 elemen kunci terkait dengan bimbingan, yaitu:
1. Bimbingan melibatkan bantuan.
2. Bimbingan di personalisasikan.
3. Bimbingan berusaha meningkatkan pemahaman diri.
4. Bimbingan berusaha meningkatkan pemahaman terhadap orang lain.
Unsur-unsur pokok bimbingan.
1. Pelayanan bimbingan merupakan suatu proses.
2. Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan.
3. Bantuan itu diberikan kepada individu, baik perorangan maupun kelompok.
4. Pemecahan masalah dalam bimbingan dilakukan oleh dan, atas keluatan klie sendiri.
5. Bimbingan dilaksanakan dengan menggunakana berbagai bahan, interaksi, nasihat atau gagasan, serta alat-alat tertentu baik yang berasal dari klien sendiri, konselor maupun dari lingkungan.
6. Bimbingan tidak hanya diberikan untuk kelompok kelompok umur tertentu saja, tetapi meliputi semua usia, meulai dari anak-anak, remaja dan orang dewasa.
7. Bimbingan diberikan oleh orang-orang yang ahli, yaitu orang-orang yang memiliki kepribadian yang terpilih dan telah memperoleh pendidikan serta latiah yang memadai dalam bidang bimbingan dan konseling.
9. Suatu hal yang belum tersurat secaral angsung dalam rumusan-rumusan di atas ialah: bimbingan dilaksanakan sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
Rumusan 6 (Crow & Crow, 1960)
1. Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan seseorang laki-laki atau perempuan.
2. Bimbingan beruguna agar klien memiliki kepribadian memadai dan terlatih dengan baik.
3. Bantuan melalui bimbingan diberikan kepada individu.
4. Bimbingan untuk klien sembarang usia.
5. Bimbingan bertujuan agar klien memperoleh kemandirian dalam membuat rencana dan membuat keputusan-keputusan.
6. Bimbingan membantu seseorang agar menjadi berguna.
Dalam penerapannya di sekolah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Adanya organisasi bimbingan di mana teradapat pembagian tugas peranan dan tanggung jawab yang tegas di atara para petugasnya.
2. Adanya program yang jelas dan sistematis untuk:
(a) melaksanakan penelitian yang mendalam tentang diri murid-murid,
(b) melaksanakan penelitian tentang kesempatan atau peluang yang ada, misalnya: kesempatan pendidikan, kesempatan pekerjaan, masalah-masalah yang berhubungan dengan human relations, dan sebagainya,
(c) kesempatan bagi murid untuk mendapatkan bimbingan dan konseling secara teratur.
Kesimpulannya ialah : Bimbingan harus berani langsung mengambil keputusan( directive), sedangkan konseling membiarkan client yang memutuskannya sendiri ( non directive)
Komentar
Posting Komentar